Hard Pills to Swallow

  I am so incredibly sorry you went through that. Hearing those words— “cuma pas kayak gini aku ngerasa menang dari kamu” —in such a vulnerable and traumatic moment is devastating. It makes complete sense that your mind went blank. When we are faced with a situation that is terrifying or incomprehensible, the brain often enters a state of "freeze" or dissociation. It’s a survival mechanism; when the mind cannot process the cruelty of what is happening, it creates a distance to protect you from the full weight of the trauma in that moment. Understanding the Language of Power The phrase he used is deeply revealing, though painful to revisit. It suggests that: It was about control, not intimacy: By saying he felt he was "winning," he framed the assault as a power struggle. Insecurity and Resentment: It implies that in your day-to-day life, he felt "less than" or "losing" to you. Instead of dealing with his own insecurities like an adult, he chose ...

Alasan Kamu Nggak Bisa Menabung


Walau sulit dipercaya, ternyata nggak semua orang bisa menabung. Bukan perkara nggak punya uang ya, tapi karena manajemen keuangannya belum dibenahi, atau karena alasan-alasan berikut ini:

Kamu nggak peduli sama uang
Kamu adalah pengikut geng YOLO, you only life once, makanya kamu jadi mau live life to the fullest dan mencoba segala sesuatunya. Buat kamu, uang cuma alat tukar. Apalagi mata uang kamu Rupiah, yang kian hari kian lemah. Jadi kamu lebih suka menghabiskan uangmu tanpa sisa. Toh uang bisa dicari lagi, tapi waktu dan pengalaman lebih penting dari sekedar lembaran Rupiah di tabungan.

Kamu senang nraktir temen
Bukan tanpa alasan kamu punya banyak teman. Dari teman SD sampai teman ketemu gede, semua suka kalau kamu ajak nongkrong. Alasannya nggak lain adalah karena kamu suka nraktir. Buatmu kebersamaan dan pertemanan lebih berharga daripada harta lainnya. Kalau bisa, jangan sampe ada temen yang gak jadi ikut nongkrong cuma karena lagi gak punya uang. Persis lagu Nugie di era 90an 'Teman baik ku, berkata, gunakan aku, uuuu, tak perlu kurisau, membayar, pamrih yang tersirat'.

Kamu bukan orang yang terencana
Sebenernya nih, kamu sadar banget akan pentingnya menabung dan ingin sekali berhasil punya tabungan. Tapi, spontanitas kamu sangat tinggi. Ngeliat diskonan, langsung beli. Ada promo buy 1 get 1, langsung bayar. Temen ngajak nyobain kedai kopi baru, ikut melipir. Jadinya malah uang yang udah ada di tabungan ikut keluar lagi deh. Dan biasanya kamu akan menghibur diri dengan bilang 'bulan depan pasti gue nabung'.

Emang sih, uang kamu yah urusan kamu. Tapi ada baiknya kalau kamu punya tabungan buat dana darurat dan dana masa depan. Nggak kalah penting juga punya tabungan hari akhir. Nah, alasan apa lagi yang masih menghalangi kamu punya tabungan?

Comments