Coffee and Contemplation - 2

  Sejak 2012, gue berulang kali mau nabung dollar. Tapi gue urungkan. Bukan karena ngga yakin dollar bakal naik. Justru karena gue yakin dollar pasti naik terhadap nilai tukar rupiah. Dan gue kepikir, kalau dollar naik, pasti berdampak pada ekonomi negara. Ekonomi orang-orang di sekitar gue. Bukan karena mereka pake dollar. Tapi karena pada skala makro, pertukaran komoditi masih menggunakan dollar. Dan mau ngga mau, melihat harga dollar yang tinggi, komoditas dalam negri pasti melirik pasar luar. Namanya juga bisnis, maunya untung. Didasari pemikiran kalau nabung dollar berasa ngga nasionalis, dan berbahagia di atas kesulitan sodara sebangsa dan setanah air, maka gue memilih invest di saham-saham plat merah. Tujuannya selain untuk investasi juga berkontribusi terhadap usaha milik bangsa. Namun lagi lagi. Ngga di mana-mana, cinta gue selalu bertepuk sebelah tangan. Relationship, karir, berwarganegara, pada akhirnya, pemikiran dan tindakan gue yang dilandaskan perhatian, kasih sayang...

Between This and That

Gue seringkali berkata. Pada sesiapa yang datang bercerita. Bahwa hidup selalu tentang pilihan. Dan pilihan itu ada di tangan kita. Berikut konsekuensinya.

This is 2007 all over again. When there's a so appealing bad guy picking a heart play with me. And a decent young man asking my time sincerely. I got choices. But I enjoy spending days and nights with both of them.

This is 2007 all over again. When you found me alone and now we sort of together. While my heart goes toward you, my brain after somebody else. Yes, I miss him as well as I miss you.

He got everything you don't. You got everything he wants. Like two sides of coin. You and him. Dark and light. Trouble and ease. Double the fun.

You might know me well by now. I'm a total mess, hopeless romantic, kindda pervert, pure soul, heartless bitch, looking for fun. I can squezze your heart and eat it raw. I can kiss your soul to the death. I can hurt you and still in love with you.

You are so me.

But I keep him dearly beside me. Touch him like he's made from fragile glass. Kiss him like my life depends on it. Adore him like sunshine. He's raw on the edge but he choose the silver lining. He got his own sadness and choose to embrace it.

He is so me.

Here I am. Didn't know why you guys arrived in my life at the same time. Bring me fun. Tickling a crazy greedy bitch inside me. Get me drunk with your eyes. Make me want more. You and him.

Tidak memilih pun adalah sebuah pilihan. Dan konsekuensinya akan lebih menyakitkan.

Comments