Coffee and Contemplation - 2

  Sejak 2012, gue berulang kali mau nabung dollar. Tapi gue urungkan. Bukan karena ngga yakin dollar bakal naik. Justru karena gue yakin dollar pasti naik terhadap nilai tukar rupiah. Dan gue kepikir, kalau dollar naik, pasti berdampak pada ekonomi negara. Ekonomi orang-orang di sekitar gue. Bukan karena mereka pake dollar. Tapi karena pada skala makro, pertukaran komoditi masih menggunakan dollar. Dan mau ngga mau, melihat harga dollar yang tinggi, komoditas dalam negri pasti melirik pasar luar. Namanya juga bisnis, maunya untung. Didasari pemikiran kalau nabung dollar berasa ngga nasionalis, dan berbahagia di atas kesulitan sodara sebangsa dan setanah air, maka gue memilih invest di saham-saham plat merah. Tujuannya selain untuk investasi juga berkontribusi terhadap usaha milik bangsa. Namun lagi lagi. Ngga di mana-mana, cinta gue selalu bertepuk sebelah tangan. Relationship, karir, berwarganegara, pada akhirnya, pemikiran dan tindakan gue yang dilandaskan perhatian, kasih sayang...

Wake Up And Smell The Rain

Jam 12 bahkan sudah lewat untuk mengucapkan selamat siang. Dan saya masih bergelung selimut ditemani pelukan Joplin, si beruang cokelat kecil. Berawal dari mengulik film-film Michael Bay, berakhir ke deretan lagu soundtrack film yang saya sukai sejak 12 tahun.

Ghost

Saya bahkan tidak pernah menonton film ini secara utuh. Walau seperti semua perempuan lainnya dari beragam umur, saya mulai memotong pendek rambut saya seperti Demi Moore dan menyukainya. Lalu melodi tak terputus dalam lagu ini, sering mengalun dari radio tua ketika menjelang tidur.


Bodyguard

Mau bilang apa? Lagu ini benar-benar tentang bagaimana saya saat jatuh cinta. Dan saya baru jatuh cinta dua kali. Berakhir dengan saya tidak memiliki apa-apa seperti ketika saya memulainya.

Top Gun

Saya selalu bilang Tom Cruise di Top Gun adalah lelaki paling tampan dan paling seksi sepanjang masa. Siapa peduli kalau dia sedikit kurang tinggi?

Pearl Harbour

Tentu saja ini adalah film Michael bay yang membuat saya menelusuri ingatan akan soundtrack-soundtrack film lainnya. Lirik yang indah dan video menyentuh hati, maka pantaslah saya berulang kali menonton filmnya demi lagu ini.

Armageddon

Dan lagu ini tentunya pernah dinyanyikan untuk saya oleh seorang yang pernah dekat. Sedikit membuat kesal saat memori tersebut muncul tiap kali saya memutar lagu ini. Bagaimana lagi, tiap momen kami bersama, akhirnya hanya saya yang menjadikannya harta karun.

Titanic

Tentu saja saya sudah menonton film Leo sebelum ini. Tapi saya memang akan selalu jatuh cinta pada Jack Dawson. Akan terus mencintainya hingga ia meraih Oscars pertamanya.

Sepertinya saya belum benar-benar bangun dari tidur. Atau ini efek hormon?

Comments