SCREAM

"Kenapa tidak berteriak?"   Pertanyaan yang selalu muncul ke permukaan dalam diskursus kekerasan seksual. Ada tuntutan tersirat tentang konsep the perfect victim,  bahwa korban yang "sah" haruslah sesosok manusia suci tanpa cela yang melawan sekuat tenaga. Jika kamu membeku karena shock dan tidak berteriak, maka di mata mereka, kamu bukan korban. "Kenapa mau ikut pergi sama terlapor?"   Pertanyaan berikutnya. Mengesankan bahwa jika korban setuju untuk bertemu atau bepergian, maka ia juga otomatis menyetujui tindakan kekerasan seksual yang terjadi. Logika usang ini menganggap kekerasan seksual tidak akan terjadi jika korban bisa menjaga diri dengan baik: tidak dekat dengan pelaku, tidak tinggal bersama pelaku, dan selalu waspada. Lagi-lagi, tuntutan menjadi a perfect victim . "Kalau sudah tahu dia begitu, kenapa tidak ditinggalkan? Kenapa masih mau berhubungan?" Bahkan aparat penegak hukum pun sering kali sulit menerima kenyataan ini. Mereka gagal...

lluvia #27

Old conversation.

Dear sir, i miss you so much. Not in the way love involved. But, you knew this before, i couldnt find another you. A guy as witty as sweet as indifferent as you. A guy with answer for each of my questions.

I told you before, we're compatible. Not in romantic way. But in the way your thought fill me and mine fill yours. We had talked a lot. Since the dawn to the dawn. Though i miss you every since. Im lost now.

Sir, im not in love. Nor im in rage with somebody. I just live. No drama added. Those old conversations, how i make my thumbs numb typed my emotions to you. Sir, how's life of yours?

My life plain like my favorite yogurt. A little bit sour, but it's plain. Sir, i dont feel like living. And i know, you already stop looking at me. Finally we lost contact.

Bizzare i dont feel pain. I dont feel anything. Im numb. Despite in missing you.

Comments