lluvia #15

Belakangan hujan terus turun. Hati saya terus pedih.
Saya pernah patah hati, menangis hingga airmata habis.
Bertanya kenapa, bagaimana, apa yang salah.
Kemarin saya pikir saya patah hati.

Iya, saya menangis hingga airmata habis.
Iya, saya bergelung dalam selimut menahan dada yang semakin sesak.
Lalu sudah. Saya melanjutkan hidup.
Karena seperti yang ia bilang, saya tidak cinta padanya.

Saya tidak melakukan apapun untuknya.
Ia tidak melakukan apapun untuk saya.
Saya hanya mementingkan hati saya.
Ia hanya mementingkan apa yang membuatnya nyaman.

Kami hanya kebetulan bersama.
Dan memutuskan membuat sedikit kenang-kenangan.
Ia mungkin menambah guratan luka dalam hati saya.
Saya tidak bisa melakukan hal yang sama.

Saya terluka karena saya peduli.
Saya tidak bisa pura-pura ia peduli.
Maka begitu hujan menghilang, saya akan menutup kisah tentangnya.
People grow apart, feeling change, memory fade away. We all together alone.

Tuan, dont turn your back on me.