lluvia #14

Tears never means that u re weak.
Laksana hujan yang bergemuruh. Membiarkan awan menumpahkan muatannya.
Saya memutuskan pergi. Bukan karena tak punya nyali. Atau bosan berharap sendiri. Apalagi karena caci maki orang orang dengki.
Saya memutuskan pergi. Anggaplah mengejar mimpi. Anggaplah memuaskan keinginan hati. Yang pasti waktu saya sudah terhenti di sini.
Banyak yang berkeluh kesah ketika hujan menyapa. Banyak yang merasa tertawan dari dunianya. Dan pelangi tidak lantas menyambut begitu hujan reda. Banyak pula yang menentang hujan. Berlari sambil merutuki di bawahnya. Tidak rela waktunya terbuang percuma.
Saya memilih duduk menatapi hujan. Mendengarkan ia menyampaikan pesan: istirahatlah sejenak, dari dunia yang membuat penat. Dari dirinya yang tak pernah melihat.
Saya sedih, that kind of sadness when u have to let go something to pursue ur dream.
Tuan, saya rindu.

Published with Blogger-droid v2.0.9