SCREAM

"Kenapa tidak berteriak?"   Pertanyaan yang selalu muncul ke permukaan dalam diskursus kekerasan seksual. Ada tuntutan tersirat tentang konsep the perfect victim,  bahwa korban yang "sah" haruslah sesosok manusia suci tanpa cela yang melawan sekuat tenaga. Jika kamu membeku karena shock dan tidak berteriak, maka di mata mereka, kamu bukan korban. "Kenapa mau ikut pergi sama terlapor?"   Pertanyaan berikutnya. Mengesankan bahwa jika korban setuju untuk bertemu atau bepergian, maka ia juga otomatis menyetujui tindakan kekerasan seksual yang terjadi. Logika usang ini menganggap kekerasan seksual tidak akan terjadi jika korban bisa menjaga diri dengan baik: tidak dekat dengan pelaku, tidak tinggal bersama pelaku, dan selalu waspada. Lagi-lagi, tuntutan menjadi a perfect victim . "Kalau sudah tahu dia begitu, kenapa tidak ditinggalkan? Kenapa masih mau berhubungan?" Bahkan aparat penegak hukum pun sering kali sulit menerima kenyataan ini. Mereka gagal...

Have You Found My Tumblr?

So, belakangan gue sering nge-capture Tumblr gue dan gue jadiin default pic BBm. Rupanya, beberapa temen gue feel related dan nge-copy potongan-potongan gambar itu. Mereka suka nanya: 'emang pas lagi ngepost ini, apa yang lo rasain?'. Gue juga suka jawab, kalau pertanyaannya gak susah dan gak bikin galau.
my back stage

Aslinya sih, karena beberapa waktu lalu gue deactive Twitter dan Facebook, gue gak punya sarana buat nulis kata-kata sampah. Jadi gue bikin Tumblr yang gue paksakan jadi Twitter. Since this Tumblr was new and noone knows, iseng gue capture dan jadiin default pic BBm. Yah, biar tulisan sampah tadi kebaca sama yang mau baca lah. Terus gue jadi ganti default pic sehari 3 kali, minimal.
Temen-temen gue banyak yang nanya, 'apa sih alamat Tumblr lo? Pake rahasiaan segala.' Sebenernya bukan dirahasiain. Tapi tulisannya jahat. I write almost everything. Takutnya, lo orang pada tersinggung. Hahahaha. Liat dong judulnya, Back Stage, belakang layar, tempat gue bisa jadi Shinta dan orang lain nggak boleh nge-judge gue. Sedangkan blog ini, Front Stage, tempat gue bermain peran.
While people only see what they wanna see, they have no idea. People, you only see what I choose to show.

Shinta,  I'm not growing up, I just compromise.

Comments