lluvia #2

Hujan. Memori. Kamu.

Gadis itu menghabiskan seumur hidupnya untuk melupakan aku. Namun hari ini hujan. Sepotong teks muncul di layar ponsel ku: I remember u.

Aku yakin, saat ini ia tengah berdiri di sisi jendela. Menatapi titik-titik hujan yang turun. Memori otaknya memutar waktu kami bersama. Ucapanku saat menggenggam tangannya yang dingin, sandwich yang kami makan bersama, dan pertemuan yang diatur takdir dalam bis kota.

Ia akan mengingat itu semua. Hujan membanjiri ingatannya dengan namaku, wangiku, senyumku, tawaku. Lalu ia akan merasa pilu. Karena aku tak lagi di sisinya. Aku tak pernah ada di sisinya.

Hujan masih terus turun. Ia mulai menatapi ponselnya. Sadar, takkan pernah menerima balasan dariku.

Hujan, hapus luka hatinya.

Comments