Coffee and Contemplation - 1

  It was a pleasant evening, and I always order a Japanese iced filter whenever I spend time at this particular slow bar in Jakarta. As I sipped my 50k-something coffee, my mind began to contemplate the passage of time. Ten years ago, I only paid 18k for the same menu item, the same beans. I understand how inflation works, and I know that coffee crops depend heavily on nature to thrive. Yet, as I sat there, I realized how drastically prices have skyrocketed over the last decade—not just for coffee, but for everything. Even though my salary has increased fourfold in that time, I still feel as though my buying power has weakened. It wasn't just the price of the beans that bothered me; it was the realization that the cost of living is quietly eroding everything I’ve worked for. I won't go into the weeds of government mismanagement, but it reminded me of a scene in The Trial of the Chicago 7 , where Joseph Gordon-Levitt’s character asks Sacha Baron Cohen’s about his contempt for hi...

Porto! 2


“Rip Curl: Girls Go Surfing Day”

We got sun, beach and wave, what you need now is some surfing skills. Alasan ini juga yang membawa Gogirl! menuju Double Six Beach di Legian, Bali. Soalnya hari Minggu, 29 Mei 2011 lalu, Gogirl!  ikutan kelas surfing yang digelar Rip Curl, Girls Go Surfing Day. Acara yang udah sukses diadakan selama  8 tahun oleh Rip Curl School of Surf, bertujuan untuk ngasih pengetahuan dasar surfing buat cewe-cewe. Sesuai nama acaranya, cuma kita-kita nih, yang boleh ikutan di Girls Go Surfing Day. Wah, ngebayanginnya aja udah keren banget kan kalau cewe-cewe macam kita bisa surfing.

Untuk bisa gabung dalam Girls Go Surfing Day, cukup dengan biaya registrasi sebesar Rp 120.000. Kita bisa mengikuti surf lesson dan dapat goodie bag dari Rip Curl. Sejak booth pendaftaran dibuka pada jam 9.30, udah banyak cewe-cewe yang ngantri buat daftar. Tahun ini, Girls Go Surfing Day diikuti oleh 130 peserta termasuk dari Malaysia dan Thailand. Menjelang pukul 10.30, baru deh kelas pertama dari surf lesson ini dimulai.

Kelas berdurasi satu jam ini diawali dengan perengangan. Ada Jonathan Deaker dari School of Surf yang menjadi instruktur dibantu para professional surfer. Selesai perenggangan, ada sedikit pengetahuan nih tentang surf board.  Setelah itu, baru deh kita diajarin teknik dasar surfing. Dari mulai basic standing, positioning on the surfboard and how to paddle. Seru banget , bisa menjajal ombak di Double Six Beach. Dan ngga perlu takut, karena kita juga ditemani para surfer dari School of Surf.

Selesai surf lesson, kita bisa beristirahat sambil mengunjungi beberapa booth yang udah disediakan Rip Curl. Ada beauty booth dimana kita bisa bikin body art, nail art dan dapet free massage. Kita juga bisa ikutan photo contest dengan backdrop Rip Curl. Hadiahnya? Sebuah kamera lomo persembahan Rip Curl!! Masih belum puas? Banyak games seru yang digelar di sela-sela acara. Lucu loh ngeliat para peserta ikutan lomba tarik tambang dan balap karung.

Biarpun acara dimulai dari pukul 09.00 dan sempat sedikit hujan, kayaknya semua yang ikut berpartisipasi belum mau acara ini usai. Jadi setelah surf lesson sesi ketiga selesai, kita bisa menikmati penampilan band sambil barberque-an di pinggir pantai. Dan Rip Curl juga ngasihin special awards ini untuk para peserta, yaitu best wipe-out, best ride and best style. We all having good time on the beach! See you next year, surfer!

Text dan foto: Shinta
Gogirl! Magazine vol. 78

Comments