Coffee and Kisses: Ground Coffee


'I don't deserve you'

Kata-kata itu bukan pertama kali terlontar pada saya.
Bagaimana bisa? Saya jatuh cinta berjuta kali dalam sehari.
Pada manusia, awal, warna hijau, susu strawberry, apel, segalanya.
Cinta saya tidak lagi memikirkan balasan atau tidak.
Saya mampu mencintai seperti itu.

Namun cinta saya kelam.
Beracun dan membunuh.
Membunuh akal sehat saya.
Mendorong saya melakukan apa saja untuk bisa menikmatinya.
Melalui mata, rasa, kata.
Cinta yang menyelusup ke hati dan melumpuhkan otak.
Cinta saya seperti itu.

Pada akhirnya cinta saya terbuang.
Seperti ampas kopi setelah ekstraksi.