you know i adore you


Seharian ini dengerin album Matchbox Twenty dari yang pertama sampe terbaru. Satu lagu ini stuck in my head.
Aslinya, sedetik setelah kejadian kemarin, gue punya satu nama yang ingin langsung gue telepon dan bercerita. Ingatan bahwa dia gak ingin mengangkat telepon gue mencegah gue menekan tombol dial. Saya dan dia sudah selesai. Dia dan kepalsuannya, saya dan kenaifan saya, tak pernah ada kami.
Sejak detik gue nggak jadi menekan tombol dial, ada rasa rindu menyelisip dan bertahan hingga kini.
Saya kangen sama fans mas Jared itu.
Saya berulang kali bilang selamat tinggal. Sesungguhnya yang tetap tinggal adalah rasa saya, apapun wujudnya. Saya gak ingin melepaskan dia.
Published with Blogger-droid v2.0.9